Cerita Seks Selingkuh: Pengalaman Ngentot Bersama Tunangan Sahabatku

Cerita seks kali ini bercerita tentang hubungan perselingkuhan anatara aku dengan tunangan sahabatku sendiri, pastinya sangat seru abis.

Namaku Nando (nama samaran), umurku saat ini masih 27 tahun, tinggi saya badan 172 cm, dan berat badanku 69 kg. Saya akan menceritakan kisah Sex saya melalui situs ini , dan saya juga baru pertama kali berbagi cerita dewasa seperti ini. Saya mengenal salah satu wanita dikantor saya yang bernama Putri Wulandari, ia adalah seorang wanita yang saya kenal baru. Tapi entah kenapa saya sudah jatuh hati dengan Putri. Mungkin aja saya jatuh cinta karena kecantikannya itu, selain cantik ia juga wanita yang ramah. Dengan memiliki kepribadianya seperti itu, ia mempunyai banyak sekali teman, namun mayoritasnya adalah teman Pria. Meskipun belum lama mengenal saya, Putri Wulandari sendiri udah sangat akrab dengan saya.

Putri mempunyai tinggi badan 168 cm dengan berat badan 55 kg, dengan berat badan dan tinggi badan yang ideal bodinya itu terlihat begitu sexy. Ditambah lagi dengan Putri Wulandari yang juga mempunyai payudara yang indah, payudara yang tak begitu besar, namun terlihat sanat padat dan juga bulat. Apalagi bokong Putri begitu montok, kenyal dan juga kencang, hal tersebut menambah kesempurnaan dari Putri. Hari demi hari saya pun makin akrab dengan ia, namun kedekatan saya itu sedikit membuatku kecewa, Karena Putri Wulandari adalah kekasih teman saya sendiri yang bernama Fendi dan sebentar lagi mereka akan bertunangan. Huuuh, Tapi meskipun Putri Wulandari akan bertunangan, namun tak merubah kedekatan dengan teman-teman Pria lainnya termasuk juga saya. Rasa cinta saya pada Putri Wulandari pun tak pernah hilang. Cerita Dewasa Ngentot Dengan Tunangan Temanku

Jujur saja, saya selalu berharap agar hubungan Putri bubar. Namun nampaknya harapan saya pada Putri Wulandari sedikit menemui titik yang cukup terang, karena akhir-akhir ini saya dan putri selalu mengerjakan tugas kantor secara bersama-sama, otomatis kami semakin dekat saja. Pekerjaan yang kami kerjakan bersama-sama membuat saya selalu bersama Putri. Nggak jarang saya mendapatkan momen untuk berduaan dengan Putri. Dan saya pun memberanikan diri ntuk sedikit menunjukan rasa cinta saya kepada Putri, tak kusangka ternyata Putri pun merasakaan hal yang sama dengan saya juga.

Sampailah pada suatu hari saya melihat Putri sedang duduk dan saya juga melihatnya sedang memandangi HPnya dengan sangat serius dan juga fokus. Hal tersebut membuat saya penasaran dan saya langsung menuju ketempat Putri duduk, dengan cara diam-diam karena saya ingin tau apa yang dilihat oleh Putri. Sesampainya ditempat Putri, ternyata ia sedang melihat porno disalah satu situs dewasa. Kemudian secara refleks saya pun langsung mengagetkan Putri,

“ oooohh..... kamu suka melihat begituan ya Putri, pantes saja kelihatan serius sekali hehehe ?? ” tanya saya mengagetkan putri.

Secara refleksnya, Putri pun langsung menutup HPnya dan berucap,

“ Kamu kenapa tiba-tiba disini sih, emang kamu datangnya dari mana, kok putri nggak tau kedatanganmu Nando?? ” tanya oleh Putri dengan terkejutnya.

“ Sudah dehhhh nggak usah malu-malu gitu, lanjutin saja lihat filmnya ” kata saya.

“ Nggak aaah ada kamu ” balas Putri.

“ Gak papa kok, kadang nando juga suka melihat yang begituan kok ” kata saya.

“ Aahhh kamu ternyata sama saja ya Nando....” katanya,

“ Emang kalau melihat saja, nanti kalau kamu sudah horny ngapain Put?? ” tanya saya dengan menggoda ia.

“ Ya gak ngapa-ngapain kok Nando, yaaa mau ngapain lagi coba ” jawab Putri.

“ Aahhhhh yang bener tu put, perempuan kalau sedang hornykan biasanya minta disetubuhi Put ? ” celetukku sembari mendekatkan tubuh saya pada Putri. Cerita Dewasa Ngentot Dengan Tunangan Temanku Yang Semok

“ Iyaaa bener juga sih katamu itu Nando ” jawab Putri sambil tertawa.

Dan kemudian Putri mengatakan sesuatu yang begitu mengagetkan hati saya.

“ Kamu sudah punya pacar Nando.....? ” tanya Putri.

“ Eeeh, belom kok..... nggak laku saya Put..... mana ada yang mau sama saya....? ” jawabku dengan sedikit berbohong.

“ Aaah bohong Kamu Nando.....! ” kata Putri sembari mencubit lengan saya.

Secara tiba- tiba saja aliran darah saya pun seperti mengalir dengan cepatnya, otomatis titik pital saya pun ikut berdiri dengan perlahan-lahan, saya menjadi salah tingkah dengannya. Sepertinya Putri melihat perubahan yang terjadi pada diri saya itu, saya langsung saja berpura-pura ingin mengambil minum lagi, karena memang minuman saya udah habis, tapi putri langsung menarik tangan saya.

“ Ada apa Putri......? Minumannya udah habis juga.....? ” kata saya berpura-pura begok.

“ Nando, Kamu mau nolongin saya nggak.....? ” kata Putri seperti itu.

“ Iya..... ada apa ya Put.....? ” jawab saya.

“ Putri.... ingin ML Nando.....? ” minta Putri.

“ Haaaaaaaah....! ”

kaget juga saya mendengarnya, bagaikan petir di siang bolong, tiba-tiba ia mengucapkan hal yang seperti itu kepada saya.

“Kamu mau.....? ” kata saya dengan suara terbata-bata.

Belum juga saya sempat meneruskan kata- kata saya, telunjuknya langsung saja ditempelkan ke bibir saya, kemudian ia membelai pipi saya, kemudian dengan lembutnya ia juga mencium bibir saya. Saya hanya bisa diam aja mendapat perlakuan yang seperti itu. Walaupun ini mungkin bukan yang pertama kalinya bagi saya sendiri, namun kalau yang seperti ini saya baru yang pertama kalinya merasakan dengan orang yang baru saya kenal. Begitu lembut ia mencium bibir saya, kemudian ia berbisik kepada saya.

“ Saya ingin ML sama Kamu, Nando.....! Puasin Putri dong Nando......! ” Lalu ia mulai menciumi telingan saya dengan lembut, lalu ke leher saya, “ Aaaaaaahh............! ” saya mendesah kenikmatan. Ngentot Dengan Tunangan Temanku Yang Binal

Mendapatkan perlakuan yang seperti itu, gejolak saya akhirnya bangkit juga. Sangat lembut ia mencium sekitar leher saya, kemudian ia kembali mencium bibir saya, dijulurkan lidahnya menjalari rongga mulut saya. Akhirnya ciumannya itu saya balas juga, gelombang nafasnya mulai tak beraturan. Cukup lama juga kami berciumannya, kemudian saya lepaskan ciumannya itu, lalu saya jilat telinganya putri, dan menelusuri lehernya yang putih itu. Ia mendesah....

“ Aaaaaaaaaaaaahh Nando.....! ” ,

Mendengar suara desahannya itu, saya makin bernafsu saja, tangan saya mulai menjalar ke belakang, ke dalam Kaosnya itu. Kemudian saya arahkan menuju ke pengait Branya, dengan sekali sentakan saja, pengait tersebut terlepas. Kemudian saya mencium bibirnya kembali, kali ini ciumannya udah mulai agak ganas, mungkin karena nafsunya putri sudah mencapai ke ubun- ubun, lidah saya disedotnya sampai terasa saya teras sakit, tapi sakitnya itu sakit nikmat.hehehhe..."

“ Nando, buka dong baju kamu......! ” ucapnya dengan manja.

“ Bukain dong Putri, ” ucapku, Sembari menciumi saya,

Putri lansung membuka satu-persatu kancing kemeja yang say kenakan, kemudian kaos dalam saya, kemudian ia melemparkannya ke samping tempat tidur. Ia langsung mencium leher saya, terus ke arah pentil susu saya. Saya hanya bisa mendesah karena kenikmatnya,

“ Aaaahh,,,,,,, Putri. ” desah saya,

Kemudian Putri mulai membuka tali pinggang saya dan celana saya dibukanya juga. Akhirnya tinggal CD saya saja. Ia tersenyum ketika Melihat kepala penis saya menyembul ke atas. Putri Melihat wajah saya sebentar, kemudian ia menciumi kepala penis saya yang menyembul keluar tersebut. Dengan perlahan-lahan ia turunkan CD saya, kemudian ia melemparkannya seenaknya saja. Dengan penuh nafsu ia mulai menjilati cairang bening yang keluar dari penis saya, rasanya sangat nikmat sekali. Setelah puas menjilati penis saya, kemudian ia mulai memasukkan penis saya ke dalam mulutnya.

“ Oooohh...... nikmat sekali, ” ucap saya dalam hati,

Sepertinya penisku terasa disedot-sedot. Putri sangat menikmatinya, sekali-kali ia gigit pelan penis saya.

“ Auuuuhh.... sakit dong Putri! ” ucap saya sambil meringis. Ngentot Dengan Wanita satu Kantor Putri seperti tak mendengar kata saya, putri masih tetap saja memaju dan mundurkan kepalanya. Mendapat perlakuannya yang seperti itu, akhirnya saya nggak kuat juga, aku udah tak kuat lagi menahannya,

“ Put, saya mau keluar aaaaaaahhh! ” Putri Wulandari cuek aja, ia malah menyedot batang penisku lebih keras lagi, hingga pada akhirnya,

“ Crooooott...... croooooott..... croooooooooooooooooooooooott !!! ”

Saya menyemburkan Sperma saya ke dalam mulutnya Putri. Ia menelan semua cairan sperma saya, terasa sedikit ngilu juga tetapi nikmat kali. Setelah cairannya benar-benar di bersih Putri, Putri kemudian berdiri, lalu ia membuka semua pakaiannya, sampai pada akhirnya ia bugil tanda sehelai benang pun di tubuhnya.

Kemudian ia menghampiri saya, menciumi bibir saya.

“ Puasin putri Nandoo! ” katanya sambil memeluk tubuh saya,

Kemudian putri menuju tempat tidur. Sampai disana ia tidur dengan telentang. Saya mendekatinya, tubuh putri yang montok, kuciumi bibirnya, lalu kujilati belakang telinga kirinya itu. Ia mendesah ke nikmatan,

“ Uuuuuuuuuhhh Aaaahh..... ” Mendengar desahannya itu, saya tambah bernafsu, lalu lidah saya mulai menjalar ke payudaranya itu. Saya jilati pentilnya yang sebelah kanan, sedangkan tangan kanan saya meremas payudaranya yang sebelah kiri, kadang kupelintir pentilnya.

“ Ooooohh.............! Nando, terusssss Nan....! Ooohh! ” desahnya mulai tak menentu.

Puas dengan payudaranya, kemudian kujilati pusarnya, jilatan saya semakin turun ke bawah saja. Terus saya jilati sekitar pangkal pahanya Putri, Putri mulai menglinjang hebat, tangan kanan saya mulai mengelus-elus memeknya, lalu saya masukkan, mencari Itil. Putri makin menglinjang hebat, ia menggelinjang bak ikan yang kita naikkan ke daratan. Kemudian sasya mulai menjilati bibir vaginanya, saya kuakkan sedikit bibir vaginannya, terlihat sangat jelas sekali apa yang namanya itu itil, dengan sedikit menahan nafas, kusedot itilnya.

“ Aaaaahh.... Nando ” Putri menjerit sedikit keras,

Rupanya putri udah orgasme, karena saya merasakan cairan yang menyemprot hidung saya, saya kaget juga. Mungkin ini pengalaman pertama saya menjilati vagina wanita, karena sebelumnya asaya tak pernah melakukannya. saya masih saja menjilati dan menyedot itilnya putri. Skandal Dengan Tunangan Temanku Yang Cantik

“ Nando! Masukin cepat Nan! Masukin! ” minta ia dengan wajah yang sudah memerah menahan nafsunya.

Saya yang dari tadi memang sudah menahan nafsu, kemudian saya bangkit dan mengarahkan roket KORUT saya ke lubang vaginanya, saya gesek-gesekkan dulu di sekitar bibir vaginannya.

“ Uuuudah dong Nan.....! Cepetan masukinnya.....! ” katanya dengan manja.

Heeeemmmm..... rupanya ini cewek sudah tak sabaran banget ya kata saya di dalam hati. Kemudian saya tarik tubuhnya ke bawah, sehingga kakinya menjuntai ke bawah, terlihat vaginanya yang menyembul. Pahanya saya buka leba-lebar, kemudian saya arahkan vagina saya ke arah lubang memeknya yang merah merekah itu. Perlahan-lahan tapi pasti kudorong tubuh saya.

“ Bluuuuss! ” akhirnya penisku terbenam di dalam lubang vaginanya Putri.

“ Aaaaaaaaaaaaaaaaahh Nando.! ” desah Putri.

Kaget juga Putri karena sentakan penisku yang langsung saja menusuk kevaginanya Putri. Saya mulai mengerakkan tubuh saya, semakin lama makin cepat saja, kadang- kadang sambil meremas-remas kedua gunung kembarnya. Kemudian saya bungkukkan badan saya, lalu saya hisap pentil susunya.

“ Aaaaaaaaaaahh..terussssssss.. Nando! Terussssssssssssss! ” erangan Putri sambil tangannya memegang kedua pipi saya.

Saya masih saja menggejot-ngnjot tubuh saya, tiba-tiba saja tubuh Putrii mengejang,

“ Aaaaaaaaaaahh! ”

Ternyata Putri sudah mencapai puncaknya duluan.

“ Sudah sudah keluar duluan Nando....! ” katanya,

“ Saya masih lama Put, ” kata saya sambil masih menggenjot tubuh saya.

Lalu Kemudian saya angkat tubuh Putri ke tengah tempat tidur, secara spontan, kaki putri melingkar di pinggang saya. Saya menggenjot tubuh saya, diikuti dengan goyangan pinggul Putri.

“ Aaaaaaaaaahh Nando. punya Kamu enak kali. ” kata putri memuji,

Putrii hanya tersenyum aja. Saya juga terheran-heran, kenapa saya bisa lama juga keluarnya. Tubuh kami berdua sudah basah oleh keringat yang tercucuran, kami masih mengayuh bersama menuju puncak kenikmatan kami. Akhirnya saya tidak kuat juga menahan kenikmatan seperti ini.

“ Aaaaahh Put, saya hampir keluar, ” kata saya sedikit terbata-bata. Enaknya Ngentot Dengan Wanita Sekantor

“ Saya juga Nan.....! Kita keluarin sama- sama saja ya.....! ” kata Putri sambil menggoyang pantatnya yang montok dan kenyal itu.

Goyangan pinggul Putri semakin liar saja. Saya pun tak mau kalah sama dengan Putri, frekuensi genjotan saya semakin kupercepat, sampai akhirnya,

“ Aaaaaaaaaahh! ” jerit Putri sambil menancapkan kukunya ke pundak saya.

“ Aaaaaaaaaaaahh, Putri, saya sayang Kamuu.....! ” erang saya sembari mendekap tubuh Putri.

Kami pun terdiam untuk beberap saat, dengan nafas yang tersenggal-senggal seperti pelari marathon yang berlari beberapa Kilometer saja.

“ Kamu sekali sekali ya Nan, makasih ya Nando sudah muasin Putri. eeeemuaaaaaaachhh! ” puji Putri sembari mengecup bibir saya.

“ Iya Putri, saya juga makasih banget karena hari ini kamu sudah buat saya puass juga, eeeemuuuuuuaaaachhh...... ” puji saya sembari saya balas ciuman kecilnya tadi.

Singkat cerita setelah kami selesai melakukan hubungan intim, kami pun berpelukan dengan erat dan sejenak menghela nafas kami. Nggak lama kemudian kami-pun bergegas merapikan diri kami dan memakai pakain kami, karena kami takut kejadian skandal kami ini dipergoki tunangannya Putri. Sejak kejadian tersebut kami pun sering melakukan hubungan sex dimana saja selama ada kesempatan untuk kami, dan sampai sekarang hubungan kami masih saja berlanjut.

0 Response to "Cerita Seks Selingkuh: Pengalaman Ngentot Bersama Tunangan Sahabatku"

Posting Komentar